WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Nama Bernadine Anindya Wardana mungkin masih terdengar baru di telinga pecinta bulu tangkis Indonesia. Namun, setelah PBSI resmi memasangkannya dengan Dejan Ferdinansyah di sektor ganda campuran nasional, sorotan publik mulai tertuju pada dara muda kelahiran 2005 ini. Siapakah Bernadine? Dan mengapa dia dipilih sebagai rekan baru Dejan?
Lulusan Klub Eksis yang Mencuri Perhatian
Bernadine berasal dari PB Exist Jakarta, klub yang dikenal rajin melahirkan pemain-pemain berbakat. Pada awal 2025, ia mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) dan tampil sebagai juara sektor ganda campuran, prestasi yang langsung membawanya ke pelatnas Cipayung.
Dalam pertandingan Seleknas, Bernadine menunjukkan kelincahan, kecepatan tangan, dan kemampuan membaca permainan yang matang untuk usianya. Ia digambarkan sebagai pemain dengan “insting net” yang baik dan chemistry cepat dengan pasangannya.
Masih Muda, Tapi Penuh Potensi
Baru berusia 19 tahun, Bernadine termasuk dalam generasi baru pelapis ganda campuran Indonesia. Terpilihnya dia untuk berpasangan dengan Dejan pemain yang sudah menembus Top 15 BWF bersama Gloria Emanuelle Widjaja dulu adalah sebuah langkah berani PBSI.
“Kami melihat Bernadine punya semangat belajar yang tinggi dan daya adaptasi yang bagus. Itu penting ketika dipasangkan dengan pemain senior seperti Dejan,” ujar salah satu pelatih ganda campuran kepada media.







