Musim Layangan Bikin Warga Resah, Tapi Bocah Ini Raup Cuan dari Layangan Putus!

Untuk mengambil layangan yang tersangkut di pepohonan, ia memakai alat sederhana berupa batang bambu panjang (paring). Bahkan, Alfin tak segan menceburkan diri ke sungai demi mendapatkan layangan yang jatuh ke air.

“Kalau jatuhnya ke sungai, ya saya langsung nyebur ambil,” ucapnya sambil tersenyum.

Di Tengah Ancaman, Ada Semangat dan Ketekunan Bocah Kecil

Meskipun warga menuntut penertiban karena risiko kecelakaan akibat benang layangan, kisah Alfin menunjukkan sisi lain dari situasi ini—tentang kreativitas, semangat kerja, dan ketekunan anak-anak dalam mencari penghasilan.

Warga di sekitar Jembatan HKSN masih menanti langkah tegas dari pihak berwenang untuk mengatur aktivitas bermain layangan yang kian tak terkendali. Namun di balik keresahan, ada kisah inspiratif tentang bocah pejuang rupiah yang tidak menyerah pada keadaan.(Wartabanjar.com/Ramadan)

editor: nur muhammad