WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Satpol PP Kota Banjarmasin mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi bahaya benang layangan yang kerap membahayakan pengguna jalan, terutama di kawasan jembatan. Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan patroli intensif dalam beberapa hari terakhir. Menurut Muzaiyin, kegiatan pengamanan ini merupakan arahan langsung dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin. “Sudah lebih dari seminggu kami melakukan pengamanan bersama Dinas Perhubungan (Dishub), kelurahan, dan kecamatan. Dua hari terakhir ini kami juga bersinergi dengan Polresta dan Kodim untuk menjaga kawasan jembatan,” tambahnya, Kamis (10/7/2025). Ia menyebutkan, sejak kehadiran pihak kepolisian dan petugas gabungan lainnya, situasi di lapangan jauh lebih kondusif. Namun, persoalan utama justru muncul dari layang-layang yang putus dan benangnya terbang bebas di sekitar jembatan. “Ini menjadi perhatian khusus kami. Beberapa kali ditemukan benang putus yang membahayakan pengguna jalan," ujar Muzaiyin. Oleh karena itu, pihaknya memasang imbauan serta spanduk peringatan di titik-titik rawan, terutama di atas jembatan. Langkah lainnya, Satpol PP juga melakukan edukasi langsung kepada anak-anak, remaja, maupun orang tua agar tidak bermain layang-layang di area berbahaya seperti jembatan. BACA JUGA: Israel Makin Terjerumus Konflik, Putra Netanyahu Ganti Nama karena Takut Bertemu Umat Islam Meski demikian, Muzaiyin menyadari bahwa permainan tradisional ini masih diminati, terutama saat libur sekolah. “Kami memahami bahwa bermain layang-layang adalah hal yang menyenangkan, apalagi di musim liburan, tetapi perlu diingat, lokasi bermain harus aman. Jembatan adalah jalur vital, banyak warga yang melintas, termasuk yang pulang kerja,” sambung Muzaiyin. Terkait usulan agar layangan yang terbang diambil paksa sebagai bentuk efek jera, Muzaiyin menyebut hal tersebut menjadi bahan pertimbangan. “Kami akan evaluasi, terutama saat anak-anak mulai masuk sekolah. Namun sampai akhir pekan ini, pengamanan tetap kami intensifkan karena potensi keramaian masih tinggi,” pungkasnya. (Ramadan) Editor: Yayu