VIRAL! Pria di Klaten Wafat Saat Sujud Salat Zuhur, Netizen: "Kematian yang Diimpikan Umat Muslim"
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, KLATEN – Momen mengharukan terjadi di Masjid Roudoh, Kampung Tegal Kepatihan, Kalurahan Bareng, Kecamatan Klaten Tengah, Jawa Tengah. Seorang pria bernama Khamidun alias Midun (53), warga Dusun Sungkur, Desa Semangkak, meninggal dunia secara mendadak saat sujud dalam salat zuhur berjamaah, Jumat (4/7/2025).
Kisah wafatnya Midun terekam dalam video CCTV masjid dan viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @mood.jakarta. Banyak warganet yang menyebut momen tersebut sebagai husnul khotimah — kematian terbaik yang didambakan umat Islam.
Tolak Jadi Imam, Wafat di Barisan Makmum
Menurut Prasetyo Nugroho (60), imam salat sekaligus saksi kejadian, almarhum Midun datang lebih dulu ke masjid dan sempat diminta menjadi imam. Namun, Midun menolak dan memilih menjadi makmum.
BACA JUGA:Hebat! Tanah Bumbu Gandeng Briton-Cambridge untuk Cetak Generasi Unggul Bertaraf Global
“Saya minta dia jadi imam, tapi beliau bilang, ‘Bapak saja di depan, saya di belakang,’” tutur Prasetyo, Sabtu (5/7/2025) sore.
Salat berlangsung normal hingga memasuki rakaat pertama. Namun, saat sujud kedua, Prasetyo menyadari ada yang ganjil.
“Saya sudah berdiri takbir, tapi dia tidak bangun-bangun dari sujud. Lama sekali, tidak bersuara, tidak mengeluh sakit,” tambahnya.
Wafat Saat Sujud, Jemaah Kaget dan Haru
Merasa ada yang tidak beres, jemaah lainnya mencoba menolong. Ketika tubuh Midun dibaringkan, ia sudah tidak bernyawa. Warga kemudian segera menghubungi istri almarhum untuk datang ke masjid.
“Sama sekali tidak ada tanda-tanda sakit. Benar-benar mendadak,” ungkap salah satu warga yang turut membantu.
Netizen Tersentuh: "Pak, Amalan Apa yang Anda Lakukan?"
Unggahan video viral tersebut memancing ribuan komentar haru dan doa dari netizen. Banyak yang menyebut kematian Midun adalah kematian yang mulia karena terjadi dalam kondisi beribadah di rumah Allah.
Berikut beberapa reaksi netizen:
“Cara berpulang yang diidamkan seluruh umat Muslim. MasyaAllah, Pak.”
“Ya Allah, wafatkan kami dalam keadaan sujud juga. Aamiin.”
“Impian semua Muslim, husnul khotimah di masjid. Aku iri, Pak.”
“Sedih lihat yang lain malah main HP dan cuek, padahal ada yang butuh pertolongan.”
“Tandain yang baju oranye, sungguh tak ada empati.”
Kematian Midun yang terjadi dalam posisi sujud menjadi pengingat spiritual mendalam bagi umat Islam. Di tengah aktivitas duniawi, wafat dalam kondisi beribadah adalah cita-cita tertinggi bagi setiap Muslim.
Peristiwa ini juga mengundang refleksi, baik tentang keikhlasan ibadah maupun kepekaan sosial terhadap sesama jemaah.
Innalillahi wa innailaihi rajiun. Semoga almarhum Midun mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Husnul khotimah. Aamiin.(Wartabanjar.com/mood.jakarta/berbagai sumber)
editor: nur muhammad