NETIZEN DESAK Polisi Tangkap Ayah Angkat Bejat yang Perkosa Anak Asuhnya hingga Hamil di Banjarmasin
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Desakan masyarakat agar aparat penegak hukum segera menangkap pelaku pemerkosaan terhadap remaja 15 tahun di Komplek Beringin, Banjarmasin, kian menguat. Pelaku, yang merupakan ayah angkat korban, hingga kini masih buron dan belum diketahui keberadaannya, sementara korban tinggal menunggu waktu persalinan dalam kondisi memprihatinkan.
Kasus ini menyita perhatian luas setelah mencuat ke publik dan viral di media sosial. Warganet dan masyarakat Banjarmasin ramai-ramai meminta agar Polresta Banjarmasin bergerak cepat, menangkap pelaku, dan menegakkan keadilan bagi korban yang masih di bawah umur.
"Jangan dibiarkan! Ini kejahatan terhadap anak. Pelaku harus segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya!" tulis seorang warga di kolom komentar unggahan media lokal.
Pelaku Kabur, Korban Tertekan Jelang Persalinan
Sementara itu, korban yang kini didampingi oleh UPTD PPA dan Satgas PPA, mengalami tekanan berat secara fisik dan psikologis. Dalam kondisi hamil tua, ia terpaksa menanggung beban trauma sekaligus ketakutan karena pelaku masih berkeliaran bebas.
"Korban sudah kami dampingi, tapi kami juga berharap penegakan hukum berjalan tegas agar ada keadilan dan efek jera," ujar seorang petugas pendamping.
Pelaku diketahui sempat berjanji akan bertanggung jawab, namun justru menghilang saat persalinan semakin dekat, memperlihatkan niat untuk lari dari tanggung jawab hukum dan moral.
BACA JUGA:VIRAL! Buruh Bangunan Duel Hidup-Mati Lawan Macan Tutul Pakai Tangan Kosong, Selamat Meski Luka Parah
Ledakan Emosi Netizen!
Peristiwa ini tak hanya mengundang keprihatinan, tetapi juga memicu amarah warganet yang memenuhi kolom komentar media sosial dengan berbagai seruan keadilan. Banyak yang meminta pihak berwenang untuk bertindak cepat menangkap pelaku, bahkan menyerukan agar kasus ini diviralkan agar tidak tenggelam begitu saja.
“Tolong banget ibu/bapak yang punya pengetahuan dan kemampuan untuk bantu. Ini sudah masuk ranah perbuatan kriminal 😢,” tulis seorang netizen.
“Yaa Allah, marasnya. Karma tujuh turunan semoga dirasakan pelaku dan siapa pun yang mendukungnya 🥺,” komentar lainnya.
Desakan agar pihak kepolisian segera bergerak juga digaungkan secara masif:
“Ayo nah, pihak berwajib masa dibiarkan saja? Pelakunya harus sesegera mungkin ditangkap!”
“Viralkan! Jangan kasih ampun pelaku bejat ini!”
Beberapa warga bahkan menyinggung peran RT setempat yang dinilai lamban dalam menanggapi persoalan serius ini:
“Ramai juga am RT-nya, tapi kenapa sepi tindakan?”
“Pacang kada kawa gurih RT-nya, mun sudah ke media ne!”
“Liwar Pak RT... ajin e 😁”
Tak hanya itu, netizen juga aktif menyebarkan informasi bantuan, salah satunya menyarankan agar korban dibantu oleh Klinik Dhuafa Tersenyum di Jalan Sultan Adam, Banjarmasin:
“Tolong informasikan masalah persalinan ini ke Klinik Dhuafa Tersenyum. InsyaAllah semua akan dibantu, dari biaya hingga proses persalinannya.”
Sementara itu, kemarahan atas kebejatan pelaku pun disuarakan secara terang-terangan:
“Jahanam! Kebiri saja gasan pelaku ini!”
“Pasti bebalsam paler di lapas!”
Banyak pula yang mendorong agar kasus ini diangkat ke tingkat nasional, dengan cara menandai tokoh hukum terkenal dan akun polisi:
“Semoga bisa mencari keadilan dengan tag @hotmanparisofficial dan @hotman911official.”
“Tag juga @m.irfanrosandy dan @resmob_kalsel, semoga pelaku cepat tertangkap!”(Wartabanjar.com/inc.kalsel/berbagai sumber)
editor: nur muhammad