WARTABANJAR.COM – Di tengah panasnya situasi geopolitik dunia, mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuat gebrakan baru di dunia teknologi. Melalui perusahaannya, Trump Organization, Trump resmi memperkenalkan Trump Mobile, brand smartphone nasionalis yang mengusung semangat “Made in America”. Dua produk langsung diluncurkan: T1 Phone, sebuah smartphone perdana, dan paket internet The 47 Plan—merujuk pada ambisi Trump menjadi presiden ke-47 AS. T1 Phone: Harga Rp8 Jutaan, Desain Mirip iPhone Trump Mobile memasarkan T1 Phone sebagai ponsel yang sepenuhnya dirancang dan diproduksi di Amerika Serikat. Dalam gambar promosi yang diunggah di situs resminya, ponsel ini tampil mencolok dengan warna emas, logo ‘T1’, serta bendera AS yang terpatri di bagian belakang. Ponsel ini dibanderol seharga USD 499 atau sekitar Rp8,1 juta, membuatnya bersaing langsung dengan kelas menengah atas di pasar smartphone global. BACA JUGA:Rumah Terbakar di Jalan Isakar Udang Palangka Raya Namun yang menarik, netizen menilai desain ponsel ini sangat mirip dengan iPhone. Bahkan bagian kameranya disebut-sebut mengadopsi gaya “kamera boba” ala iPhone, membuat sebagian warganet menyebutnya “KW iPhone”. Netizen Indonesia Ramai-Ramai Boykot Alih-alih disambut hangat, kemunculan T1 Phone justru mendapat gelombang penolakan dari netizen Indonesia. Di media sosial, kolom komentar penuh dengan seruan boikot dan kekhawatiran akan keamanan data pengguna. Beberapa komentar netizen yang viral: “Min, jangan dijual ya...” “Boykot produknya... beli sama aja bantu pendapatan mereka.” “Data kalian bisa diambil. Jangan asal beli HP 🙌” “iPhone KW 3 boba ini mah...” “T1 ceunahhh... Hati-hati, ada maksud tersembunyi.” Tak sedikit pula yang mengaitkan ponsel ini dengan potensi spionase digital, dan memperingatkan masyarakat untuk menjaga privasi mereka. Ada Apa di Balik Peluncuran Ini? Peluncuran Trump Phone terjadi di tengah meningkatnya tensi antara Amerika Serikat dan sejumlah negara, termasuk Iran dan China. Banyak yang menilai, kehadiran ponsel ini merupakan bagian dari upaya branding politik jelang pemilu AS 2024—sekaligus dorongan untuk menciptakan alternatif dari produk teknologi raksasa seperti Apple dan Google. Namun, dengan banyaknya keraguan publik, akankah T1 Phone benar-benar mampu menembus pasar? Atau hanya akan jadi simbol propaganda yang tak laku di pasaran? Fakta Singkat T1 Phone Trump Mobile: Nama produk: T1 Phone Harga: USD 499 / Rp8,1 juta Desain: Dominan emas, kamera mirip iPhone Dibuat dan dirancang di: Amerika Serikat Internet bundling: “The 47 Plan” Reaksi netizen: Kritik, boikot, kekhawatiran privasi.(Wartabanjar.com/pst0re/berbagai sumber) editor: nur muhammad