WARTABANJAR.COM – Perang melawan narkoba menorehkan sejarah baru! Kapal motor nelayan bernama KM Sea Dragon berhasil digerebek di perairan Selat Malaka dengan muatan mengejutkan: 2 ton sabu-sabu siap edar! Operasi intelijen super rahasia ini melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI Angkatan Laut (TNI AL), Bea Cukai, dan kekuatan intelijen internasional dari Thailand dan Amerika Serikat. Sejak Januari 2025, kapal mencurigakan ini telah diawasi ketat di kawasan Laut Andaman, jalur laut strategis antara Thailand dan Indonesia yang dikenal sebagai “jalur hitam” perdagangan narkoba internasional. BACA JUGA:Kunjungi Pasar Sentra Antasari, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Tetap Rutin Pantau Harga Bapokting BNN memastikan setiap pergerakan kapal, sementara TNI AL menyiapkan armada laut untuk penangkapan. Tak hanya itu, peralatan pelacak canggih milik Amerika Serikat, termasuk radar dan software pendeteksi lintas batas, dikerahkan untuk mempersempit ruang gerak kapal. Disergap di Karimun Anak, Kepulauan Riau Pengepungan puncaknya dilakukan di perairan Karimun Anak, Kepulauan Riau, ketika kapal memasuki wilayah Indonesia dari Selat Malaka. Operasi berlangsung cepat dan senyap. Dari kapal tersebut, aparat berhasil mengamankan 2 ton sabu dalam bungkusan rapi dan 6 awak kapal, terdiri dari 4 Warga Negara Indonesia dan 2 Warga Negara Thailand. Kekuatan Kolaborasi Operasi ini menjadi bukti nyata sinergi lintas lembaga dan negara. Berikut rincian peran masing-masing pihak dalam pengepungan fenomenal ini: BNN: Koordinasi pusat intelijen dan pemantauan pergerakan TNI AL: Penangkapan laut (mid-sea interception) Bea Cukai: Pemeriksaan muatan dan legalitas kapal Intelijen Thailand: Jejak awal pergerakan kapal dari Laut Andaman AS (Amerika Serikat): Teknologi radar dan pelacak satelit Penangkapan Terbesar Sepanjang Sejarah Pihak berwenang menyebut penangkapan ini sebagai salah satu pengungkapan narkoba terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Setelah penggerebekan, barang bukti dipamerkan dalam konferensi pers di Batam, memperlihatkan skala besar dari jaringan narkoba yang coba disusupi ke Tanah Air. Enam awak kapal kini tengah diperiksa intensif untuk mengungkap jaringan distribusi sabu lintas negara yang kemungkinan terhubung ke sindikat besar Asia Tenggara. Peringatan Bagi Sindikat Narkoba! Pengepungan KM Sea Dragon bukan sekadar operasi biasa. Ini adalah peringatan keras: Indonesia tidak main-main dalam memberantas narkoba. Dukungan teknologi dan kerja sama lintas negara membuat garis pertahanan Indonesia makin kuat, bahkan hingga ke perairan internasional seperti Selat Malaka.(Wartabanjar.com/katadata.co.id/republika.co.id/detik/berbagai sumber) editor: nur muhammad