WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Paris Saint‑Germain yang digadang‑gadang bakal melaju mulus, justru kena tampar keras oleh Botafogo. Lawatan ke Rose Bowl, Pasadena, jadi drama mendebarkan saat Igor Jesus bikin gol tunggal di menit ke-36 lewat umpan matang Jefferson Savarino yang sempat membentur bek sebelum masuk ke gawang Donnarumma.
Dominasi Tapi Buntu: Cerita Possession tanpa Gol
Meski PSG kuasai bola dan menciptakan banyak peluang Kvaratskhelia sampai lepas tembakan sejak menit awal Botafogo tampil super rapat dan disiplin. Epicnya, serangan balik mematikan mereka bikin satu gol jadi cukup .
Botafogo Klaim Dua Kemenangan, Puncaki Klasemen
Dengan poin sempurna (6), Botafogo kukuh di puncak Grup B, hasil dua laga sempurna: kemenangan atas Seattle dan kini PSG. Sementara PSG, yang sebelumnya meraih hasil gemilang (menaklukkan Atletico 4‑0), kini cuma punya 3 poin dan perlu kemenangan lawan Seattle di laga terakhir.
Dampak Rotasi: PSG Terjebak Strategi Luis Enrique
Luis Enrique putar otak dengan mengganti empat pemain inti Marquinhos, Nuno Mendes, Fabián, Neves menyuntikkan energi baru. Sayangnya, strategi itu tak efektif menghadapi tembok pertahanan Botafogo. Menurut analis, keputusan tersebut justru semakin membuat PSG kehilangan ritme serangan.
Drama Penentu: Tiket 16 Besar Masih Terbuka
Kini, PSG harus bangkit dengan mengalahkan Seattle Sounders di matchday terakhir (24 Juni 2025). Sementara Atletico pun mesti kalahkan Botafogo dengan selisih tiga gol agar lolos. Botafogo? Masih jadi tren yang must-watch di turnamen, siap tunjukkan taji Selatan versus Eropa. (Berbagai sumber/Aar)

