Rahmat juga menekankan pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan untuk menyukseskan kegiatan semacam ini. Ia mengaku bersyukur karena kegiatan di Patikalain mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kegiatan ini didukung banyak stakeholder: pemerintah daerah, dinas kesehatan, Puskesmas Hantakan, DPRD HST, BKKBN, dan banyak komunitas lokal lainnya. Ini menunjukkan bahwa ketika pemuda bergerak dengan niat baik, banyak pihak siap bersinergi,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini bisa memberikan kesan mendalam bagi masyarakat sekaligus bekal berharga bagi pemuda yang terlibat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan ini bisa berdampak. Bukan hanya untuk masyarakat yang kami datangi, tapi juga untuk kami sendiri sebagai pemuda, belajar mendengar kebutuhan warga, belajar bekerja bersama, dan belajar jadi pemuda yang relevan,” tutupnya.
Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari Ketua TP PKK HST, Deni Era Yuliyantie.
“Kegiatan ini bagus karena melibatkan banyak kolaborasi lintas SKPD dan stakeholder. Terima kasih kepada para pemuda yang sudah mengenalkan desa ini, semoga kegiatan ini berlanjut hingga nanti dan ke desa desa lainnya” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) HST, Ramadhan, yang menilai kegiatan seperti ini perlu terus berlanjut sebagai bentuk kontribusi aktif pemuda daerah.
“Kalau bisa kegiatan semacam ini dilanjutkan, dan semakin banyak pemuda yang terlibat. Ini bentuk peran nyata anak muda dalam membangun banua,” kata Ramadhan. (Adew)
Editor Restu







