WARTABANJAR.COM – Fenomena langka dan mengejutkan terjadi di dunia penerbangan: dua orang dari dua era berbeda selamat dari kecelakaan pesawat saat duduk di kursi yang sama—kursi 11A. Peristiwa ini sontak menjadi pembicaraan hangat di dunia maya, memicu teori kebetulan hingga campur tangan Ilahi. Penumpang pertama adalah James Ruangsak Loychusak, aktor dan penyanyi asal Thailand, yang selamat dari kecelakaan pesawat Thai Airways TG261 pada tahun 1998. Saat itu, ia duduk di kursi 11A, dan menyebut pengalaman tersebut sebagai trauma mendalam yang membuatnya berhenti naik pesawat selama hampir satu dekade. Hampir tiga dekade kemudian, kejadian serupa kembali terjadi. Vishwashkumar Ramesh, pria keturunan Inggris-India, menjadi satu-satunya penumpang yang selamat dari kecelakaan pesawat Air India AI171—juga duduk di kursi 11A. Fakta ini mengejutkan publik dan menimbulkan spekulasi luas di media sosial. BACA JUGA:DETIK-DETIK Kernet Terjepit dan Luka Parah! Truk Bermuatan Bahan Kimia Alami Rem Blong dan Terguling Menambah keunikan peristiwa ini, sebuah blog perjalanan sempat mengunggah peringatan dua hari sebelum tragedi Air India, menyarankan penumpang untuk menghindari kursi 11A demi kenyamanan. Ironisnya, justru kursi itu kini dianggap membawa "keberuntungan hidup". Meski penyelidikan penyebab kecelakaan AI171 masih berlangsung, publik lebih dahulu disuguhi kisah penuh keajaiban yang viral ini. Warganet pun tak ketinggalan memberikan komentar menarik: “Semua karena kuasa Allah, apapun itu 🙌” “Bukan masalah kursinya, kalau belum takdir untuk ‘berpulang’ ya nggak akan. Ini murni mukjizat dari Tuhan ❤️” “Harga kursi 11A auto naik 📈” “Qadarullah wa maa syaa’a fa’ala… semua karena kehendak-Nya.” “Maskapai nanti bakal lelang kursi ini 😅” “Kursi 11A lebih mahal dari kursi DPR!” “Nggak ada kursi yang ajaib… tapi Allah punya cara sendiri dalam menyelamatkan umat-Nya.” “Di masa depan, pasti bakal rebutan kursi 11A!” Apakah ini hanya kebetulan semesta, atau ada kisah yang belum terungkap di balik kursi 11A? Waktu dan investigasi akan menjawab. Yang pasti, dua nyawa terselamatkan di tengah tragedi, duduk di titik yang sama, di antara puing dan keajaiban.(Wartabanjar.com/unikinfold/berbagai sumber) editor: nur muhammad