WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sebuah lubang besar yang menganga di perempatan Jalan HKSN, Kecamatan Banjarmasin Utara, menjadi momok bagi warga dan pengguna jalan. Lubang yang diduga berasal dari tutup manhole (saluran drainase) yang rusak itu telah menyebabkan sejumlah kendaraan terperosok dan memicu kecelakaan. Pantauan di lapangan, kondisi lubang tersebut sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor di malam hari. Warga sekitar pun terpaksa mengambil langkah darurat dengan menutup lubang menggunakan ban bekas dan tumpukan sampah agar lebih terlihat. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya efektif. "Sudah cukup lama rusak. Dulu katanya lubang ini mau ditutup lagi setelah pengaspalan bekas galian, tapi nyatanya sampai sekarang tidak ada tindakan," ujar Taqin, warga setempat, Jumat (13/6/2025). BACA JUGA:Wapres Gibran Kunjungan Kerja di Kalimantan, Tinjau Pasar Tradisional dan Bandara Warukin Tabalong Taqin menyebut sudah banyak korban berjatuhan, baik pengendara motor maupun mobil. Bahkan, belum lama ini sebuah mobil dilaporkan terperosok karena tak melihat penanda darurat saat malam hari. "Apalagi kalau malam. Banyak yang tidak lihat. Tiba-tiba saja masuk lubang karena gelap dan jalan menikung," ungkapnya prihatin. Lebih dari sekadar membahayakan keselamatan, keberadaan lubang ini juga memperparah kemacetan di kawasan tersebut yang memang sudah padat dan sempit. “Kalau memang lubangnya sudah tidak dipakai, lebih baik ditutup permanen. Tapi kalau masih digunakan, ya seharusnya segera diperbaiki. Jangan dibiarkan seperti ini,” tegas pria berusia 40 tahun itu. Taqin berharap pemerintah kota atau instansi terkait segera turun tangan. Menurutnya, ini bukan kali pertama tutup manhole di lokasi tersebut rusak. Namun kali ini, seolah dibiarkan begitu saja tanpa penanganan serius. “Jangan tunggu sampai jatuh korban jiwa dulu,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/Ramadan Anwar) editor: nur muhammad