WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tundakan tengah menjadi sorotan setelah sebuah media memberitakan dugaan kurangnya transparansi dalam pengelolaannya.
Isu tersebut ramai diperbincangkan dan dibagikan di grup Facebook warga Balangan.
Kepala Desa Tundakan, Syafi’i, dengan sigap memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa BUMDes di desanya memang bergerak di bidang barang dan jasa.
Baca Juga
Pengendara Sepeda Motor Tewas di Jalan Brigjen H Hasan Basri
Bahkan, pada tahun 2022, BUMDes Tundakan pernah mewakili Kabupaten Balangan dalam lomba BUMDes se-Kalimantan Selatan dan berhasil meraih peringkat kedelapan dari dua belas peserta perwakilan kabupaten/kota.
Seiring dengan kesuksesan tersebut, BUMDes Tundakan kemudian mencoba memperluas usaha ke sektor pertanian.
Namun, menurut Syafi’i, usaha di bidang pertanian tersebut akhirnya gagal akibat serangan penyakit dan sejumlah faktor lainnya.
Selain itu, Syafi’i juga mengungkapkan adanya konflik internal antara pemerintah desa dan salah satu kelompok penerima program ketahanan pangan.







