WARTABANJAR.COM, MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Festival Tari Serumpun Melayu Pesisir 2025 belum lama ini. Bupati Batola, Bahrul Ilmi, melalui siaran persnya, menyebutkan bahwa festival ini akan terus pihaknya kembangkan, bahkan hingga ke taraf nasional maupun internasional. “Untuk itu, kita perlu dukungan dari semua pihak untuk melakukan pembinaan kesenian tari. Lewat event ini tidak hanya mengangkat nama Kabupaten Barito Kuala, namun juga Provinsi Kalsel,” tuturnya, dikutip dari laman MC Kalsel, Minggu (8/6/2025). Pujian juga datang dari Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalsel, Suharyanti. Ia mengatakan Festival Tari Serumpun Melayu Pesisir 2025 tersebut tidak hanya diikuti oleh sanggar kesenian kabupaten/kota di Kalsel, tetapi juga Provinsi Kalimantan Tengah.
“Ini merupakan sebuah program yang menarik dan patut jadi program unggulan untuk melestarikan dan mengenalkan budaya dan kesenian kita. Saya berharap event ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” kata Suharyanti, Rabu (4/6/2025). Seniman yang memeriahkan Festival Tari Serumpun Melayu Pesisir 2025 ini yaitu: Kalimantan Tengah: Sanggar Intan Manuah (Kota Palangkaraya) dan Sanggar Seni Budaya Rindang Banua (Kota Palangkaraya) Kalimantan Selatan: Sanggar Seni Karamunting (Hulu Sungai Selatan), Sanggar Al-Misykat (Kabupaten Barito Kuala), Sanggar Seni Nuansa (Kota Banjarmasin), Sanggar Idaman (Kota Banjarbaru), Sanggar Tari Bunga Anggrek (Kota Banjarmasin), Sanggar Seni Banua Sanggam (Kabupaten Balangan), dan Sanggar Seni Ayu Putri (KOta Banjarmasin). (yayu) Editor: Yayu