WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN— Di momen perayaan Idul Adha, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) terus mempersiapkan penanganan limbah hewan kurban untuk mencegah pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit.
Kepala DKP3 Kota Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, mengatakan meski pengelolaan limbah kurban secara teknis menjadi kewenangan DLH, pihaknya tetap berkoordinasi erat dengan berbagai dinas terkait, terutama dalam hal teknis pemotongan dan penanganan limbah hasil penyembelihan.
Masalah limbah memang tanggung jawab DLH, sambungnya, tetapi DKP3 juga ingin membantu.
Ia menambahkan, imbauan teknis terkait limbah kurban ini sudah pihaknya sampaikan dalam surat edaran.
Yuliansyah menambahkan bahwa pemotongan hewan kurban diharapkan dapat dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) demi menjaga kebersihan dan kelayakan daging.
Hingga saat ini, sudah tercatat sekitar 110 ekor sapi yang akan disembelih di RPH.
“Kami memang belum membuka pemotongan untuk umum secara penuh di RPH, tetapi ini adalah langkah awal agar masyarakat terbiasa dengan proses yang lebih higienis,” jelasnya, Jumat (6/6/2025).
Ke depannya, ia berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam hal ini.
Sementara itu, Kepala UPTD RPH Basirih, drh. Annang Dwijatmiko, menjelaskan bahwa pengelolaan limbah cair seperti darah hewan kurban masih menghadapi tantangan teknis.







