VIRAL! Kelompok OPM Papua Terekam Gunakan Senjata Pindad SS2-V1 Lengkap Teropong Trijicon, Kok Bisa?

Komentar netizen lainnya pun bermunculan, menyindir situasi ini:

“Wkwk, kelihatan latihannya dari cara pegang senjatanya 😂”
“ROMUSA, rombongan muka sama, wis uelek kakehan polah!”
“Antara dibelotkan atau dirampas, bisa jadi oknum aparat ikut bermain.”

Isu ini juga memunculkan pertanyaan serius tentang integritas sebagian aparat dan lemahnya pengawasan terhadap aliran senjata. Beberapa spekulasi menyebut senjata dan amunisi bisa saja diselundupkan dari luar negeri seperti Australia, Amerika Serikat, Selandia Baru, atau bahkan Belanda.

Namun berdasarkan informasi dari pihak keamanan, sebagian besar senjata diperoleh kelompok bersenjata melalui:

Menyergap pasukan TNI saat lengah dan merampas senjata mereka.

Membeli dari oknum aparat yang membelot atau sengaja menjual.

Mendapatkan pasokan peluru dari jalur ilegal melalui perbatasan Papua Nugini.

“Waduh, siapa yang nyelundupin itu? Kok bisa dapat senjata dari Pindad?!” – tulis netizen lainnya dengan nada geram.

Fenomena ini menjadi alarm serius bagi aparat keamanan untuk meningkatkan pengawasan serta menindak tegas setiap pihak yang terlibat, termasuk oknum internal. Dengan persenjataan yang semakin canggih di tangan kelompok separatis, ancaman terhadap stabilitas nasional pun semakin nyata.(Wartabanjar.com/militarynewsinternational/berbagai sumber)

editor: nur muhammad