Lebih lanjut, jelas Suwartono, sebenarnya untuk sapi yang didapat itu hanya satu ekor, namun untuk berat sapinya tidak sesuai dengan standar yang ada, maka untuk di Batola mendapat dua ekor.
“Karena berat minimal perekornya itu harus 850 Kilogram sesuai dengan Permentan, karena sapi bali yang ada di petani di Batola itu hanya ada yg 415 Kg dan 435 kg, sehingga 2 ekor tersebut menjadi 850 kg,” jelas Suwartono.
Disamping itu, Kepala Desa Tatah Mesjid, H Meri Apriansyah mengucapkan terima kasih, baik kepada Presiden RI, maupun kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Batola.
“Terimakasih kepada pemerintah kabupaten Batola yang telah memfasilitasi sehingga bantuan dari pemerintah pusat bisa sampai kepada warga di Desa Tatah Mesjid ini,” ucap Meri.
Meri mengungkapkan, ini merupakan momen bersejarah bagi Desa Tatah Mesjid, karena untuk pertama kalinya mendapat bantuan sapi qurban dari pemerintah pusat.
“Sejak pertama kali desa ini lahir dari pemekeran, ini pertama kalinya Desa mendapat bantuan. Oleh sebab itu, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada pemerintah Kabupaten Batola, Dinas Peternakan, dan juga Pemerintah Pusat,” pungkasnya. (Iqnatius)
Editor Restu







