WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Besok umat Islam melaksanakan puasa Arafah yang biasa dilakukan tiap 9 Dzulhijjah.
Tanggal 9 Dzulhijjah 1446 Hijriyah tahun ini bertepatan pada Kamis, 5 Juni 2025 yaitu besok.
Ustadz Sunnatullah, Pengajar di Pondok Pesantren Al-Hikmah Darussalam Durjan Kokop Bangkalan, dikutip dari NU Online, Rabu (4/6/2025) menerangkan keutamaan dua puasa tersebut, yaitu Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang melaksanakan puasa tersebut.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW, yang artinya, “Puasa hari Tarwiyah bisa menghapus dosa setahun. Sedangkan puasa hari Arafah bisa menghapus dosa dua tahun.” (HR Ibnu Abbas dan Ibnun Najjar dalam Jam’ul Jawami’).
“Dua puasa ini sangat dianjurkan dalam Islam, karena Rasulullah selalu melakukannya dan memiliki faedah sangat besar,” tulisnya.
Dengan merujuk keterangan Syekh Abdurrauf al-Munawi dalam kitab Faidul Qadir Syarh Jami’is Shagir, Ustadz Sunnatullah lebih jauh menjelaskan bahwa yang dimaksud dapat menghapus dosa selama dua tahun dalam puasa Arafah adalah menghapus dosa setahun yang berlalu dan setahun yang akan datang.
Keterangan ini didasarkan pada satu hadits Rasulullah SAW, yang artinya, “Puasa Arafah (9 Dzulhijah) bisa menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Muslim dalam Shahih Muslim).
Menurut mayoritas ulama, dosa-dosa yang dihapus sebab puasa Arafah adalah dosa kecil.
Demikian ini sebagaimana dijelaskan Imam An-Nawawi dalam Syarah Muslim, dikutip Ustadz Muhamad Abror dalam tulisannya di NU Online.
Keutamaan lain dari puasa Arafah adalah dibebaskan dari siksa neraka.
Mengutip hadits Rasulullah, Ustadz Muhamad Abror menerangkan bahwa Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka pada hari Arafah dibanding hari-hari lainnya.







