Komentar-komentar di media sosial langsung dibanjiri dugaan bahwa video tersebut adalah hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI):
“Kok nggak langsung bicara ke publik, kenapa harus lewat video? Yakin itu bukan AI?”
“Kayak AI banget, kaku dan nggak ada ekspresi.”
“Ini AI apa manusia sih?”
“Beda banget sama sosok aslinya. Fix AI.”
“Sumpah ini AI. Gak ada gerakan, ekspresinya datar banget 😭”
Bahkan ada yang menyindir dengan kalimat:
“Meminta maaf memang kewajiban, tapi memaafkan adalah pilihan dan hukum tetap berjalan – The Judge from Hell, Korean Drama 2025.”
Fenomena ini menambah panasnya perbincangan soal kasus BMW maut yang menelan korban jiwa dari kalangan mahasiswa. Di tengah proses hukum yang tengah berjalan, warganet kini menyoroti tak hanya keadilan, tapi juga keaslian video pernyataan permintaan maaf dari pihak keluarga pelaku.
Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi terkait keaslian video tersebut maupun respons dari tim hukum keluarga pelaku atas tudingan netizen.(Wartabanjar.com/mood.jakarta/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






