Kluivert Peringatkan China: Indonesia Siap Tampil Dominan di GBK
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Jelang laga krusial kontra Timnas China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert mengirim pesan tegas: Indonesia tak bisa dianggap remeh, terlebih saat tampil di kandang sendiri.
Bertanding di hadapan puluhan ribu suporter Merah Putih di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6) mendatang, Kluivert menegaskan bahwa timnya siap tampil dominan dan percaya diri untuk mengamankan hasil positif.
“Sekarang ini pertandingan baru, dan kami main di kandang. Kami punya kepercayaan diri penuh. Tim sudah kami persiapkan dengan sangat baik, dan kami telah mempelajari permainan China secara mendalam,” ujar Kluivert dalam sesi konferensi pers di Denpasar, Minggu (1/6).
Pelatih asal Belanda itu menyiratkan bahwa tekanan justru berada di pihak lawan. Bermain di Jakarta, kata Kluivert, akan memberikan dimensi berbeda, baik secara atmosfer maupun mental bertanding.
“Saya tidak perlu menyebut nama, tapi kami tahu gaya bermain mereka. Yang terpenting adalah bagaimana kami bermain. China harus memperhatikan kami,” ucap mantan striker Barcelona dan Timnas Belanda itu.
“Karena kami bermain di kandang, kami ingin tampil dominan. Mereka harus berhati-hati dengan apa yang akan kami lakukan,” tegasnya.
Belajar dari Kekalahan di Qingdao
Kluivert juga mengungkapkan bahwa tim pelatih telah menganalisis kekalahan tipis Indonesia dari China pada pertemuan sebelumnya di Qingdao, Oktober tahun lalu. Saat itu, Indonesia menguasai pertandingan namun kalah 0-1.
“Kami sudah banyak berdiskusi soal laga di China. Kami menganalisis pertandingan itu secara mendalam. Sayangnya, waktu itu hasilnya belum sesuai harapan. Tapi saya belum melatih saat itu,” ujar Kluivert.
Laga Hidup-Mati Menuju Piala Dunia
Pertandingan tengah pekan nanti diprediksi berlangsung panas. Indonesia dan China sama-sama masih berjuang untuk menjaga peluang lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kemenangan akan membuka jalan bagi salah satu tim untuk melangkah lebih jauh, sementara kekalahan bisa menjadi pukulan telak—terutama bagi China, yang berisiko tersingkir lebih awal bila gagal meraih poin penuh di Jakarta.
Timnas Indonesia saat ini berada dalam tren positif dan optimistis tinggi dengan dukungan penuh publik GBK. Kini, tinggal menanti bagaimana anak-anak Garuda mengkonversi kepercayaan diri itu menjadi hasil konkret di lapangan.
Editor: andi akbar