VIRAL! Wanita Mengamuk Saat Dibawa ke RSJ Diduga Kecanduan Judol, Netizen: "Gejala Awal, Suka Chat Nanya Ada 100?"
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan viralnya video seorang wanita yang histeris saat hendak dievakuasi ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya. Ia diduga mengalami gangguan mental akibat kecanduan judi online (judol) yang membuatnya terjerat utang dalam jumlah besar.
Dalam video yang beredar, terlihat wanita tersebut berteriak dan menolak saat dibawa masuk ke dalam kendaraan medis. Sejumlah sahabat yang mengantarnya mengaku membawa wanita itu ke RSJ karena kondisi mentalnya sudah sangat mengkhawatirkan.
Pihak RSJ Menur pun buka suara. Mereka menegaskan bahwa kecanduan judi online saat ini bukan hanya masalah finansial, tetapi sudah menjadi persoalan serius dalam ranah kesehatan mental.
BACA JUGA:Waspada! Banjarmasin Hujan Petir Besok 1 Juni 2025, BMKG: Kalsel Didominasi Cuaca Berawan
“Kebiasaan berjudi yang sudah menjadi kecanduan bisa mengganggu fungsi otak, menyebabkan stres berat, depresi, bahkan delusi. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berujung pada gangguan jiwa,” ujar salah satu tenaga medis RSJ Menur.
Penanganan Dini Sangat Penting
Bagi penderita kecanduan judol, tindakan medis dan psikologis sangat diperlukan. Terapi perilaku, konseling rutin, hingga pemberian obat-obatan tertentu dapat membantu mengendalikan dorongan berjudi sekaligus memulihkan kondisi mental pasien secara perlahan.
“Langkah preventif dan dukungan dari keluarga atau lingkungan sangat penting. Jangan sampai dibiarkan hingga merusak masa depan dan kehidupan sosial penderita,” tegasnya.
Netizen Beri Beragam Reaksi, Sindir Pejabat dan Fenomena Sosial
Video tersebut langsung mengundang gelombang komentar dari netizen yang ikut prihatin sekaligus geram atas maraknya kasus serupa di masyarakat.
Berikut beberapa komentar yang viral:
"Ternyata cewek juga bisa kena judol ya, kirain cuma cowok."
"Judol udah banyak banget di Palangkaraya 😢"
"Tetangga beda kampung bund!r gara-gara judol, kena 1,5M."
"Gejala awal biasanya suka ngechat teman: ‘Ada kah 100?’”
"Judol susah diberantas, apalagi kalau ada oknum pejabat yang nge-backup."
"Pedahal gampang banget ngeblokir situs judol, tapi seolah nggak ada niat."
Beberapa netizen juga menyentil sikap pemerintah yang dinilai kurang tegas menanggulangi perjudian online:
"Pinjol dan judol tuh ibarat dua sisi mata uang, bikin rakyat makin terjerat tapi tetap dibiarkan hidup."
"Kalau serius mau hapus, harusnya dari dulu udah tuntas. Tapi ya itu... setorannya besar 😂."
Fenomena Judol Jadi Ancaman Nyata
Fenomena judi online memang telah menjadi momok di berbagai kalangan, bahkan menyasar usia muda hingga ibu rumah tangga. Kecanduan ini tidak hanya menghancurkan ekonomi individu, tapi juga bisa menimbulkan gangguan psikologis berat yang berujung tragis.
Kasus viral wanita ini menjadi peringatan keras bahwa kecanduan judol adalah penyakit serius, bukan sekadar “hobi iseng.” Dukungan keluarga, penanganan profesional, serta komitmen pemerintah untuk memberantas judol secara menyeluruh kini menjadi tuntutan publik yang tak bisa lagi diabaikan.(Wartabanjar.com/kaltengundercover/berbagai sumber)
editor: nur muhammad