“Jaga sikap, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung ya, guys.”
“Aduh, di Jepang joget, di Thailand joget, kapan insafnya?”
“Kalau dibalas joget di masjid, pasti mereka ngamuk bilang penistaan agama.”
“Saya sebagai orang Islam malu banget, Bu… 😢”
“Bukan liburan namanya kalau cuma bikin malu rakyat Indonesia.”
“Kacau! Emak-emak medsos zaman sekarang lebih sibuk cari konten daripada jaga etika.”
Beberapa komentar juga menyentil soal dampak buruk media sosial terhadap perilaku ibu-ibu di era digital.
“Akibat ada FB Pro, ibu-ibu jadi begini. Bukan ngurus rumah, malah ngurus konten joget.”
“Ya Allah, Bu… anak-anak kalian mungkin malu tapi tak berani bicara. Jagalah perasaan mereka.”
Catatan Penting: Hormati Budaya Negara Tujuan Wisata
Insiden ini menjadi pengingat bahwa setiap wisatawan, khususnya yang membawa identitas negara dan agama, harus menjaga etika dan sikap saat berkunjung ke luar negeri. Tidak semua tempat wisata adalah tempat bebas berekspresi. Ada nilai-nilai budaya dan spiritual yang wajib dihormati.
Liburan seharusnya menjadi ajang memperluas wawasan dan membawa citra positif bangsa. Bukan malah mempermalukan diri sendiri di hadapan dunia.(Wartabanjar.com/pst0re/psnews.id/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







