VIRAL Emak-Emak Indonesia Dihujat Netizen Thailand, Gegara Joget di Kuil Suci Wat Paknam Phasi Charoen Bangkok
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANGKOK – Sekelompok emak-emak asal Indonesia menuai hujatan dari netizen Thailand setelah video mereka berjoget ria di area Wat Paknam Phasi Charoen, Bangkok, viral di media sosial.
Wat Paknam Phasi Charoen bukan sembarang tempat wisata. Kuil Buddha megah ini dikenal sebagai salah satu ikon spiritual di Bangkok, dengan patung Buddha setinggi 69 meter dan stupa kristal yang menjadi pusat perhatian wisatawan. Meski terbuka untuk umum, kuil ini tetap dijaga kesuciannya sebagai tempat ibadah masyarakat Thailand.
Namun, aksi joget emak-emak tersebut dianggap tidak menghormati kesakralan kuil. Mereka terlihat menari tanpa memedulikan nilai budaya dan agama setempat, hingga membuat netizen Thailand dan Indonesia geram bukan main.
BACA JUGA:Remaja di Jember Hajar Ibu Kandung Gegara Dinasehati, Warganet Ngamuk: Neraka Jalur VIP!
Netizen Geram: “Bikin Malu Bangsa dan Agama!”
Rekaman tersebut memicu gelombang komentar pedas. Warganet menyesalkan tindakan mereka yang membawa nama Indonesia dan agama Islam, tetapi berperilaku tidak pantas di tempat ibadah negara lain.
Berikut beberapa reaksi warganet yang viral:
“Jaga sikap, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung ya, guys.”
“Aduh, di Jepang joget, di Thailand joget, kapan insafnya?”
“Kalau dibalas joget di masjid, pasti mereka ngamuk bilang penistaan agama.”
“Saya sebagai orang Islam malu banget, Bu… 😢”
“Bukan liburan namanya kalau cuma bikin malu rakyat Indonesia.”
“Kacau! Emak-emak medsos zaman sekarang lebih sibuk cari konten daripada jaga etika.”
Beberapa komentar juga menyentil soal dampak buruk media sosial terhadap perilaku ibu-ibu di era digital.
“Akibat ada FB Pro, ibu-ibu jadi begini. Bukan ngurus rumah, malah ngurus konten joget.”
“Ya Allah, Bu… anak-anak kalian mungkin malu tapi tak berani bicara. Jagalah perasaan mereka.”
Catatan Penting: Hormati Budaya Negara Tujuan Wisata
Insiden ini menjadi pengingat bahwa setiap wisatawan, khususnya yang membawa identitas negara dan agama, harus menjaga etika dan sikap saat berkunjung ke luar negeri. Tidak semua tempat wisata adalah tempat bebas berekspresi. Ada nilai-nilai budaya dan spiritual yang wajib dihormati.
Liburan seharusnya menjadi ajang memperluas wawasan dan membawa citra positif bangsa. Bukan malah mempermalukan diri sendiri di hadapan dunia.(Wartabanjar.com/pst0re/psnews.id/berbagai sumber)
editor: nur muhammad