Puan Maharani Respons Penolakan Gelar Pahlawan Nasional pada Presiden Soeharto

WARTABANJAR.COM – Munculnya sebagian gelombang penolakan terhadap rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto direspon Ketua DPR RI Puan Maharani.

Puan Maharani menegaskan bahwa seluruh usulan pemberian gelar pahlawan harus melalui mekanisme yang telah ditentukan.

Ia menjelaskan bahwa proses pemberian gelar kehormatan negara bukanlah keputusan politik semata, melainkan melewati tahapan kajian yang dilakukan oleh lembaga resmi.

Baca Juga

Proyek Trotoar Rp2,7 Miliar Dimulai, Banjarbaru akan Hadirkan Konsep Baru di Sekitar Taman Van Der Pijl

“Ya, setiap usulan gelar itu ada dewan kehormatan atau dewan untuk yang mengkaji siapa-siapa yang bisa menerima atau tidak bisa menerima,” ujar Puan.

Lebih lanjut, Puan menambahkan bahwa kajian tersebut penting agar keputusan yang diambil bersifat objektif, berdasarkan fakta sejarah, serta mempertimbangkan pandangan dari berbagai pihak.