WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Duka mendalam menyelimuti dunia sepak bola Kalimantan Selatan. Barito Putera resmi terdegradasi ke Liga 2 usai menutup musim Liga 1 2024/2025 dengan rentetan hasil yang mengecewakan. Kepastian ini menjadi pukulan telak bagi Laskar Antasari dan seluruh pendukung setianya.
Meski sempat berjuang keras di penghujung musim, performa inkonsisten serta lemahnya lini pertahanan membuat Barito gagal keluar dari zona merah. Hasil akhir di klasemen mengukuhkan posisi mereka di dasar, memaksa klub legendaris ini turun kasta untuk musim depan.
Di tengah kesedihan, suara hati para suporter menggema. Salah satunya datang dari Zainal Helmie, Ketua PWI Kalsel sekaligus penggemar fanatik Barito Putera.
“Saya menunduk, memeluk syal kuning hitam yang sudah lama tidak dipakai. Saya selalu cinta klub yang pernah turun kasta, tapi tetap setia,” ungkap Zainal penuh emosi.
BACA JUGA:Puluhan Teknisi Yamaha Bersaing di ITGP 2025 Kalselteng, Perebutkan Tiket ke Jepang!
Ia menekankan bahwa sepak bola tidak semata soal kemenangan. Ada nilai-nilai penting lain yang tak boleh dilupakan, seperti kekeluargaan, kebersamaan, persahabatan, dan semangat juang.
“Saya meyakini Owner Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, akan melakukan pembenahan total. Mulai dari pengembangan pemain muda, pemilihan pemain dan pelatih yang tepat, pengelolaan keuangan yang efektif, peningkatan infrastruktur, hingga membangun kembali hubungan kuat dengan masyarakat dan suporter,” ujarnya penuh harap.







