WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Krisis air bersih melanda warga Perumahan Zahra Green 2 di Jalan Tatah Amuntai Km 10, Kecamatan Kertak Hanyar. Lebih dari sepuluh hari, pasokan air ledeng tak mengalir, memaksa warga mencari alternatif demi memenuhi kebutuhan dasar harian.
Keluhan ini disampaikan oleh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya kepada wartabanjar, Jumat malam (23/5/2025).
“Sudah lebih dari sepuluh hari air ledeng tidak mengalir. Terpaksa kami harus beli air galon, menumpang mandi ke rumah orang tua dan mertua. Sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari PTAM Intan Banjar,” keluhnya.
Warga menyebut, akibat krisis ini mereka terpaksa bergotong-royong membeli air, bahkan menggunakan jasa laundry karena tidak bisa mencuci sendiri. Keluhan sudah disampaikan ke pihak PTAM, namun hanya dibalas dengan imbauan untuk bersabar dan berdoa.
BACA JUGA:Kapolres Tanah Laut Gandeng Media Bahas Lalu Lintas: “Kalau Bersama, Tak Ada yang Mustahil!”
“Padahal dijanjikan seminggu selesai. Faktanya sudah lewat sepuluh hari, belum ada solusi,” lanjut warga tersebut.
Yang membuat warga semakin kecewa, meski pasokan air mati total, tagihan bulanan tetap berjalan normal tanpa adanya kompensasi.







