WARTABANJAR.COM – Jagat maya diguncang oleh sebuah video viral yang memperlihatkan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Kepolisian Metropolitan Washington, Amerika Serikat, setelah peristiwa penembakan brutal yang menewaskan dua staf Kedutaan Besar Israel di sebuah museum di Washington D.C.
Kedua korban diketahui bernama Yaron Lischinsky dan tunangannya, Sarah Milgram. Insiden tragis ini terjadi di tengah keramaian museum dan sontak mengejutkan pengunjung maupun warga sekitar.
BACA JUGA:Bukan Cuma Jual Mebel! Pria Ini Juga Simpan Sabu di Kotak Rokok dan Lemari Toko
Dalam pernyataan terpisah, Kepolisian Metropolitan Washington mengungkapkan bahwa pelaku penembakan telah ditangkap. Ia adalah Elias Rodriguez, pria berusia 30 tahun asal Chicago. Diketahui bahwa Elias merupakan seorang peneliti sejarah lisan di lembaga The HistoryMakers, sebuah institusi dokumentasi sejarah warga kulit hitam Amerika.
Yang mengejutkan publik, Rodriguez tidak berusaha melarikan diri usai melakukan aksinya. Ia justru tetap berada di lokasi kejadian dan dengan tenang menunggu hingga pihak kepolisian tiba untuk menangkapnya.
Motif penembakan masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak berwenang. Meski belum ada keterangan resmi, insiden ini langsung memicu gelombang reaksi di media sosial. Banyak netizen yang berspekulasi, bercanda, hingga mengaitkan insiden ini dengan isu-isu global, termasuk konflik Israel-Palestina dan opini publik terhadap kebijakan luar negeri.
Komentar Netizen:
“Mahkota terbaik untukmu, King 🔥🔥🙌❤️”







