“Sudah dua tahun jalan ini begini. Dua kali Lebaran lewat, tapi belum ada perubahan,” katanya prihatin.
“Setiap bulan makin miring. Anak-anak sekolah pun kesulitan lewat sini,” sambungnya.
Menurutnya, sudah beberapa kali pihak Pemerintah Kota Banjarmasin datang meninjau.
“Ada dari kota Madya datang beberapa hari lalu, cuma lihat-lihat saja. Tidak ada tindak lanjut,” ungkapnya.
“Kami cuma minta diperbaiki bagian yang paling parah, itu saja,” lanjutnya.
Akibat kondisi licin dan berlumut, warga pun sering terjatuh, bahkan beberapa sempat tercebur ke sungai. Meski tak sampai menimbulkan korban serius, kondisi ini jelas membahayakan.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius.
“Ini bukan soal kenyamanan lagi, tapi soal keselamatan,” pungkasnya. (Ramadan)
Editor Restu







