Kades Ketahuan Jual 4 Ton Beras Bansos, Warga Ngamuk Bakar Rumah & 15 Kendaraan, Netizen: Rubicon Ikut Hangus!

WARTABANJAR.COM, LAMPUNG TENGAH – Desa Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, mendadak jadi sorotan nasional usai dilanda kerusuhan besar yang dipicu dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) oleh Kepala Desa, Sukardi.

Sukardi dituding menjual sekitar 400 karung beras bansos—setara 4 ton—kepada sebuah pondok pesantren dengan harga Rp36 juta. Dugaan ini mencuat setelah seorang warga bernama Deki memergoki aktivitas mencurigakan di kantor desa pada malam hari dan melaporkannya ke warga lain.

Kemarahan warga semakin memuncak ketika Surya, warga yang lantang mengkritik aksi tersebut, terlibat adu mulut dengan kerabat kades bernama Agus Sadewo. Cekcok itu berakhir tragis: Surya ditusuk hingga tewas pada Sabtu pagi, 17 Mei 2025.

BACA JUGA:GEGER! Menkes Sebut Gaji Rp15 Juta Lebih Pintar, Netizen Ngamuk: “Nyindir Program Makan Gratis Ya?”

Kematian Surya menjadi pemantik kemarahan massal. Warga yang geram lantas membakar rumah, ruko, dan 15 kendaraan—termasuk mobil mewah yang diduga milik Sukardi. Diduga salah satu kendaraan yang ikut hangus adalah sebuah Rubicon, yang kemudian viral di media sosial.

Kerugian besar tak terelakkan, sementara ketegangan di desa terus bergejolak. Aparat kepolisian telah mengamankan pelaku penusukan dan masih menyelidiki keterlibatan Sukardi dalam dugaan penyelewengan bansos.

Pihak berwenang berkomitmen akan menuntaskan kasus ini demi menjaga keadilan dan ketertiban masyarakat.

Netizen Heboh: “Mainnya Hebat, Rubicon Menyala!”

Insiden ini langsung jadi bahan perbincangan panas di media sosial. Banyak warganet menyuarakan kemarahan, sindiran, dan sarkasme terhadap para pelaku korupsi: