Duka Milan di Pesta Bologna! Gol Tunggal Ndoye Antar Gelar Coppa Italia Setelah 51 Tahun
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Sejarah terukir di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (14/5/2025) malam waktu setempat. Bologna sukses menaklukkan AC Milan dengan skor tipis 1-0 dalam partai final Coppa Italia 2025 dan resmi mengakhiri penantian panjang selama 51 tahun untuk kembali mengangkat trofi bergengsi.
Gol tunggal Bologna dicetak oleh Dan Ndoye pada menit ke-53. Gol ini menjadi penentu kemenangan dan sekaligus simbol kebangkitan klub yang terakhir kali menjuarai Coppa Italia pada 1974.
Gelar ini merupakan trofi Coppa Italia ketiga dalam sejarah Bologna, setelah dua gelar sebelumnya diraih pada tahun 1970 dan 1974. Klub yang juga mengoleksi tujuh gelar Serie A—terakhir pada 1964—akhirnya kembali mencicipi manisnya kejayaan di pentas nasional.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Bologna belum pernah lagi tampil di final turnamen besar sejak 1974. Lebih dari lima dekade penantian akhirnya berakhir dengan penuh haru dan kebanggaan.
BACA JUGA:Waspada Cuaca Ekstrem! Hujan Petir Ancam Banjar, Tapin, dan Tanah Bumbu Hari In
Italiano Akhiri Kutukan Final
Kesuksesan Bologna tak lepas dari tangan dingin sang pelatih Vincenzo Italiano, yang baru musim ini mengambil alih kursi kepelatihan dari Thiago Motta. Setelah tiga kali gagal mengangkat trofi bersama Fiorentina, termasuk final Coppa Italia 2023, Italiano akhirnya menorehkan sejarah pribadi dengan mempersembahkan gelar besar pertamanya.
Usai peluit panjang dibunyikan, suasana di Stadion Olimpico berubah menjadi lautan emosi. Italiano memeluk para pemainnya erat-erat, sementara ribuan suporter Bologna di tribun menitikkan air mata kebahagiaan menyaksikan momen bersejarah yang telah lama dinanti.
Milan Terpuruk, Ancaman Gagal ke Eropa
Sementara itu, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk AC Milan. Klub raksasa Italia itu terakhir kali menjuarai Coppa Italia pada tahun 2003 dan kini justru harus menghadapi kenyataan pahit.
Di musim yang sama saat rival sekotanya, Inter Milan, tampil di final Liga Champions dan bersaing di papan atas Serie A, AC Milan justru tercecer di peringkat kedelapan. Tim asuhan Sergio Conceicao tertinggal tiga poin dari AS Roma yang berada di zona UEFA Conference League.
Laga kontra Roma akhir pekan ini akan menjadi partai hidup-mati bagi Milan demi menyelamatkan peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Tiket Eropa Milik Bologna
Bagi Bologna, kemenangan ini bukan hanya soal trofi. Mereka juga dipastikan meraih tiket otomatis ke kompetisi Eropa musim depan, menandai akhir musim yang sempurna di bawah kepemimpinan Vincenzo Italiano.
Bologna telah membuktikan bahwa sejarah bukan untuk dikenang semata, tapi untuk diciptakan kembali. Dan malam ini, mereka melakukannya dengan cara yang luar biasa.(Wartabanjar.com/kompascom/Coppa Italia/Bolognafc1909/berbagai sumber)
editor: nur muhammad