Diserbu Warga! Ternyata Pasar Murah Balangan Bukan Sekadar Nama, Harga Sembako Memang Lebih Murah
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Antusiasme tinggi ditunjukkan warga Desa Karya, Kecamatan Halong, saat menghadiri pasar murah yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan, Rabu (14/5/2025).
Dalam gelaran pasar murah ke-23 sepanjang tahun ini, ratusan warga memadati lokasi demi mendapatkan bahan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar umum. Produk seperti minyak goreng dan gula pasir laris manis diborong warga karena selisih harga yang bisa mencapai Rp2.000 hingga Rp3.000 per item.
“Pasar murah ini bukan cuma sekadar nama, tapi memang benar-benar murah,” ujar Arsyad, salah satu warga yang ikut antre sejak pagi.
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha swasta seperti Wings Food dan Mama Suka, hingga instansi pemerintah seperti Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan. Produk yang ditawarkan pun bukan hanya murah, tapi juga berkualitas.
Pasar murah ini merupakan bagian dari program rutin Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Disperindag, dengan tujuan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang jauh dari pusat perdagangan.
BACA JUGA:Drama Santiago Bernabeu! Real Madrid Comeback Dramatis, Barcelona Harus Tunda Pesta Juara LaLiga
Komitmen Pemkab Balangan untuk Pemerataan
Program pasar murah mendapat dukungan penuh dari Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, karena terbukti memberikan dampak nyata bagi ekonomi rumah tangga warga.
Kepala Disperindag Balangan, Hj. Herlina, melalui Analis Perdagangan Disperindag, Asbit, menjelaskan bahwa tingginya minat warga menjadi indikator kuat bahwa program ini sangat dibutuhkan.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi bukti bahwa pasar murah adalah solusi efektif di tengah harga pasar yang fluktuatif,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah bisa dilakukan atas permintaan pemerintah desa ataupun atas inisiatif langsung dari pihak Disperindag.
“Kami berupaya menjangkau seluruh desa di Balangan agar manfaat program ini bisa dirasakan merata oleh masyarakat,” tambahnya.
Harapan Warga: Terus Dilanjutkan
Banyak warga berharap agar program ini tidak berhenti sampai di sini. Pasar murah dianggap sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang menghadapi tantangan ekonomi.
Dengan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, pasar murah menjadi solusi yang sangat berarti bagi warga desa, khususnya menjelang hari-hari besar atau saat harga sembako melonjak tajam.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad