Layanan BRT Dihentikan Sementara, Kadishub Sarankan Warga Gunakan BTS

Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi sumber daya manusia (SDM) yang terdiri dari driver dan navigator. Verifikasi dari pihak dinas akan dilakukan untuk memastikan bahwa mereka dapat mengemudikan BRT dengan lebih hati-hati dan sesuai dengan prosedur Standar Operasional Pelayanan (SOP).

“Kami ingin mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan di jalan raya dan meminimalisir risiko kecelakaan,” jelas Fitri.

Ia menambahkan bahwa setelah proses evaluasi, jika ada driver yang tidak memenuhi kriteria, pihaknya akan melakukan rekrutmen ulang.

“Kami juga akan melakukan efisiensi operasional, karena selama ini kami menilai bahwa operasional BRT cukup boros untuk SDM,” terangnya.

Saat ini, terdapat 16 unit BRT yang beroperasi. Sejak diluncurkan pada tahun 2018/2019, sebanyak 11 unit telah beroperasi, sementara 5 unit baru mulai dioperasikan pada tahun 2024. Perbaikan dan evaluasi diharapkan selesai pada 19 Mei mendatang.

“Dengan langkah-langkah ini, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik dan memberikan pengalaman transportasi yang lebih baik bagi masyarakat,” tutupnya. (MC Kalsel)

Editor Restu