India-Pakistan Perang Lagi, Shaheer Sheikh Khawatirkan Keluarganya di Jammu dan Kashmir
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Hubungan India dan Pakistan memperebutkan wilayah Kashmir kembali memanas sejak 22 April 2025 lalu, berakibat tewasnya 26 orang warga setempat.
Hal ini membuat aktor India, Shaheer Sheikh mengkhawatirkan kondisi keluarganya, khususnya ibu dan adiknya yang kini berada di wilayah Jammu dan Kashmir.
Jammu dan Kashmir adalah sebuah wilayah persatuan di bagian utara India yang merupakan kampung halaman Shaheer.
Kawaasan itu berdekatan dengan wilayah konflik Kashmir yang dipersengketakan India dan Pakistan sejak 1947.
Selain itu, wilayah persatuan Jammu dan Kashmir terletak di sebelah utara negara bagian Himachal Pradesh dan Punjab dan sebelah barat Ladakh, yang juga bagian sengketa Kashmir, dan juga dikelola oleh India sebagai wilayah persatuan.
Karena kini ketegangan di antara kedua negara tersebut kembali terjadi, bahkan para tentaranya saling menyerang menyebabkan korban jiwa di kalangan rakyat sipil, sontak saja kini kawasan Jammu dan Kashmir menjadi tak aman.
Shaheer Sheikh dalam postingan di Insta Storynya, Selasa (13/5/2025), mengatakan khawatir dengan kondisi keluarganya di kampung halamannya tersebut.
BACA JUGA: Diduga Geng Motor Banjarmasin Hancurkan Pos Kamling dan Rumah Warga di Kuin Selatan
Ia mengatakan ia dna keluarganya sampai tak bisa tidur malam karena kondisi perang tersebut.
Walau demikian, ia tetap menghormati para tentara India yang bertarung di medan perang.
"Selamanya berhutang budi kepada angkatan bersenjata kita. Ibu dan saudara perempuan saya berada di Jammu dan serangan itu membuat kami semua tidak bisa tidur," ujarnya.
"Tetapi melihat ketepatan, kecepatan dan keberanian pasukan kami dalam merespons sungguh luar biasa. Saya hanya bisa membayangkan apa yang dialami oleh keluarga seorang prajurit, ketika keluarga mereka berada di garis depan. Salut untuk para prajurit, salut untuk keluarga mereka. Keberanian di dalam dan di luar medan perang inilah yang membuat negara kita dan warga negaranya tetap aman," katanya lagi.
Ia kemudian mengaturkan belasungkawa mendalam kepada mereka dan keluarga korban yang terdampak perang ini.
"Belasungkawa tulus saya untuk orang-orang yang kehilangan orang yang mereka cintai di masa-masa sulit ini," pungkasnya. (yayu)
Editor: Yayu