WARTABANJAR.COM, PARINGIN— Kabupaten Balangan terus berinovasi untuk meningkatkan iklim investasi di daerahnya. Di antaranya adalah dengan penerapan I-MOSI (Informasi Promosi Investasi), sebuah platform informasi yang disediakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Balangan. Melalui I-MOSI ini, DPMPTSP ingin mempermudah akses informasi terkait peluang investasi yang ada di daerah ini serta menarik minat investor untuk menanam modal. Kepala DPMPTSP Kabupaten Balangan, Dr. Akhriani, S.Pd., M.AP, menjelaskan bahwa inovasi ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan akan promosi investasi yang lebih efektif dan efisien. “Sebelumnya, promosi investasi di Kabupaten Balangan terbatas pada kegiatan pameran yang tidak selalu tepat sasaran. Dengan adanya I-MOSI, kami menyediakan informasi yang lebih terperinci dan mudah diakses oleh semua pihak melalui berbagai media, seperti website, brosur, leaflet, booklet, buku saku, billboard, dan videotron,” ujar Dr. Akhriani. Inovasi I-MOSI ini digagas oleh Windayani Fachria Santi, sebagai bagian dari upaya reformasi pelayanan publik berbasis data dan media digital di bidang penanaman modal. Menurut Dr. Akhriani, salah satu keunggulan dari I-MOSI adalah kemampuannya untuk memberikan informasi yang lebih spesifik mengenai potensi investasi yang ada di Kabupaten Balangan. “Informasi yang kami tawarkan melalui I-MOSI mencakup estimasi nilai investasi yang dibutuhkan, sektor-sektor yang potensial untuk dikembangkan, serta aspek-aspek teknis, ekonomi, finansial, dan sosial dari proyek-proyek investasi yang kami tawarkan,” jelasnya. Dia juga menambahkan bahwa sebelum I-MOSI diterapkan, promosi investasi masih menghadapi berbagai kendala, antara lain koordinasi antar SKPD yang kurang efektif dan terbatasnya media promosi yang tersedia. BACA JUGA: Bocoran Tarif BRT Banjarbakula Jelang Bertransformasi ke Skema BTS “Dengan adanya I-MOSI, kami dapat memanfaatkan berbagai platform media untuk menyampaikan informasi yang lebih terarah kepada investor potensial,” tambahnya. Sejak implementasi I-MOSI pada 2 April 2024, hasil yang dicapai sangat positif. “Kami sudah berhasil menarik investor di sektor properti, seperti pembangunan hotel dan rumah sakit. Ini menunjukkan bahwa promosi kami semakin terarah dan efektif,” katanya. Selain itu, penggunaan sarana promosi visual seperti billboard dan videotron juga memberikan dampak positif, dengan semakin banyaknya investor yang tertarik untuk berinvestasi di Kabupaten Balangan. Promosi yang lebih terstruktur dan mudah diakses ini diharapkan dapat memberi dampak signifikan terhadap peningkatan minat pemodal. Melalui inovasi I-MOSI, DPMPTSP Kabupaten Balangan berharap dapat menciptakan iklim investasi yang lebih baik, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami berharap, I-MOSI dapat menjadi alat yang efektif untuk menarik lebih banyak investasi, terutama dalam sektor-sektor yang memiliki potensi besar bagi pembangunan daerah,” pungkasnya. (Alfi) Editor: Yayu