Fokus kritiknya bukan ke komunitas Yahudi, tetapi ke pemerintah Israel dan kebijakan militernya.
Dia juga mengatakan lelah harus terus klarifikasi, seolah-olah pendapatnya tak valid.
“Saya yakin Tuhan punya rencana baik untuk saya dan karier saya. Itu tidak akan menghantikan apa pun yang saya lakukan. Saya diminta membuat klarifikasi karena ini terus muncul untuk membuat saya diam dan menghentikan hal-hal yang terjadi dalam karier saya dan mengubah jalan hidup saya. Saya hanya tak percaya itu. Ini klarifikasi langsung dari mulut, bukan dari pernyataan tertulis,” tegasnya, dikutip dari media sosialnya, Jumat (9/5/2025).
Meski diserang, dia tetap mau berdiri di sisi komunitas yang tertindas dan lanjut berkarya.
Sekarang dia sedang fokus mengerjakan album barunya.
Kehlani memang vokal soal isu Palestina.
Selain video klipnya yang penuh simbol solidaritas, dia juga pernah jualan kaus buatan Palestina untuk penggalangan dana ke Operation Olive Branch, tetapi semua itu malah membuat beberapa pihak, terutama di lingkungan kampus dan media konservatif AS, makin menyorotnya. (yayu)
Editor: Yayu







