WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Penyanyi Kehlani batal tampil di acara Slope Day, Cornell University, Ithaca, New York, Amerika Serikat karena ia membela Palestina.
Acara tersebut digelar pada Rabu (7/5/2025) lalu.
Pihak kampus tersebut mengatakan alasan pembatalan penampilan Kehlani di acara itu, yaitu karena banyak yang kecewa dan marah sebab penyanyi tersebut pernah menyampaikan pernyataan yang dianggap “antisemit dan anti-Israel”, termasuk memakai tulisan “long live the intifada” di video klip lagunya, Next 2 U sebagai bukti dukungannya kepada Palestina.
Presiden Cornell University, Michael Kotlikoff, mengatakan Slope Day seharusnya menjadi acara yang menyatukan, bukan malah membuat ribut.
Kehlani kemudian menanggapi pembatalan penampilannya tersebut melalui media sosialnya.
Ia menegaskan bahwa dia bukan antisemit atau benci orang Yahudi, namun anti-genosida dan anti-pembantaian warga sipil.
“Saya anti genosida, anti pembantaian dan pengeboman laki-laki, wanita, anak-anak,” tegasnya.
Dia juga mengatakan kini masih kerja bareng organisasi Yahudi progresif, seperti Jewish Voice for Peace.
BACA JUGA: GEGER PENAMPAKAN KUYANG Terbang di Langit Kapuas, Warga Serbu Lokasi Wisata Siring







