WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Menggunakan 11 bus yang difasilitasi Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong, 423 jemaah dan petugas haji kloter 2 asal Tabalong tiba di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Selasa (6/5/2025) sore.
Kedatangan jemaah calon haji Kloter 2 ini disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang juga Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Dr. H. Muhammad Tambrin M.M.Pd beserta Tim PPIH.
Ketua PPIH Embarkasin Banjarmasin di sambutannya kepada para jemaah haji mengingatkan beberapa hal penting yang harus dilakukan selama di perjalanan menuju Tanah suci dan ketika di sana nantinya.
Salah satu hal yang menjadi penekanan Ketua PPIH adalah penggunaan gelang identitas dan kartu identitas yang tidak boleh dilepas, apalagi sampai dipinjamkan, karena keduanya menjadi identitas pribadi jemaah haji selama berada di Tanah Suci.
“Kartu identitas dan gelang identitas jangan dilepas, dan tolong jangan sampai dipindahtangankan,” pesannya saat menerangkan proses penyerahan dokumen bagi jemaah haji.
Kartu identitas dan gelang identitas, terangnya, berfungsi sebagai tanda pengenal dan memudahkan identifikasi, terutama saat jemaah tersesat atau terpisah dari rombongan.
“Gelang berisi informasi seperti nama, nomor paspor, dan negara asal. ID card, yang kini dilengkapi QR code, berisi data lengkap jemaah seperti kloter, ketua kloter, nomor telepon, dan informasi hotel,” terangnya.







