“Selain itu, komunikasi dan koordinasi aktif dengan para pihak terkait juga senantiasa dijalin, seperti Kementerian Agama Kalimantan Selatan, Imigrasi, Perum Damri, maskapai, dan instansi lainnya demi menjamin kelancaran proses embarkasi hingga debarkasi nantinya,” beber Khaerul.
Sebagai upaya memberikan pelayanan khusus periode haji, Manajemen InJourney Airports menyediakan pelayanan screening pemeriksaan keamanan di Asrama Haji Banjarmasin. Hal ini sebagai upaya untuk memudahkan proses boarding para jamaah haji.
“Nantinya setelah proses tersebut dilakukan, rombongan diantarkan menggunakan 12 unit bus secara beriringan dari Asrama Haji Banjarmasin menuju Bandara Syamsudin Noor. Melalui prosedur tersebut, jamaah haji dapat langsung memasuki pesawat melalui garbarata,” tutur Khaerul.
Ia juga menjelaskan, secara umum jumlah jamaah yang diberangkatkan pada kloter pertama tahun ini mengalami peningkatan 32% yaitu sebanyak 423 jemaah dibandingkan dengan 320 jemaah haji tahun lalu.
“Untuk itu kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pihak terkait atas sinergi yang terjalin. Tentunya kami berharap agar proses angkutan udara haji kali ini berjalan dengan aman dan lancar, serta para jamaah haji menjadi haji yang mabrur,” pungkas Khaerul. (IKhsan)
Editor Restu







