Sementara itu, Saidan Pahmi yang kini menjabat sebagai pucuk pimpinan PT Baramarta, mengungkapkan bahwa perusahaan sempat tidak memberikan kontribusi dividen selama empat tahun terakhir. Namun kini, kondisinya berbalik.
“Laporan keuangan tahun 2025 yang sudah diaudit menunjukkan bahwa Baramarta mencatatkan laba sebesar Rp3 miliar, dan kami telah menyetorkan dividen Rp1,7 miliar ke kas daerah,” ujar Saidan.
Ia juga menyampaikan komitmennya menjadikan PT Baramarta sebagai percontohan bagi aktivitas pertambangan yang sesuai aturan dan ramah lingkungan di Kabupaten Banjar. (IKhsan)
Editor: Yayu







