WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN— Proyek pembangunan gedung di Jalan Hasan Basri, Kelurahan Kayu Tangi, Kecamatan Banjarmasin Utara, tepatnya di samping Hotel Pesona, mulai menuai keluhan dari para pengguna jalan.
Lokasi pembangunan ini diketahui merupakan bekas Pengadilan Tata Usaha Niaga Mahkamah Agung.
Sejak proyek dimulai pada bulan Ramadan lalu, kondisi jalan di sekitar area pembangunan menjadi kurang nyaman untuk dilintasi.
Debu beterbangan dan sebagian badan jalan yang digunakan untuk kendaraan pun menjadi penyebab kemacetan dan gangguan.
Tak jarang, beberapa pengendara terlihat langsung menutupi wajah mereka ketika melintasi jalan itu.
Warga setempat, Muhammad Yusran yang bertugas membantu mengatur lalu lintas di putaran balik terdekat, mengungkapkan keresahannya.
“Pembangunan ini sudah sejak bulan puasa. Agak mengganggu, apalagi untuk pengendara yang melintas di sini,” ujar Yusran, Senin (28/4/2025).
Yusran juga menambahkan bahwa tidak sedikit pengendara yang terkena imbas dari debu yang beterbangan.
“Kasihan yang lewat, kadang ada yang kelilipan, ada juga yang batuk karena debu masuk ke mulut,” tuturnya.
Selain itu, akibat dari pekerjaan tersebut, membuat kondisi jalan menjadi kotor, dan juga licin saat hari hujan.
BACA JUGA: Ini Jenis-jenis Sampah dan Cara Memilahnya Sesuai Arahan dari Pemerintah Kota Banjarmasin
Mengenai proyek tersebut, Yusran mengaku tidak tahu pasti apa yang sedang dibangun di bekas lahan pengadilan itu.







