Jemaah Haji Gelombang I Diberangkatkan pada 2 Mei

“Petugas Haji jangan egois, ketika sampai tanah suci sibuk dengan ibadah (personal) saja. Misalnya, berhasil baca Qur’an lima juz dalam sehari. Petugas dikirim ke sana bukan untuk itu, tapi untuk melayani jemaah,” kata Menag.

“Jangan sampai saya mendengar kalau petugasnya sibuk mencari pahala dengan ibadah sendiri tapi menelantarkan jemaah. Itu bukannya pahala di dapat, tapi malah dosa,” sambung Menag.

Ia juga meminta seluruh jajarannya untuk memberikan layanan terbaik kepada jemaah sejak di Embarkasi.

“Berikan layanan terbaik sejak dari embarkasi. Saya minta semua petugas menyambut jemaah dengan senyum, berikan energi positif di awal keberangkatan. Ini harus jadi perhatian seluruh Kakanwil dan Kepala UPT,” ujar Menag.

Ia juga meminta agar pemberangkatan perdana jemaah di tiap daerah menjadi momentum spesial. Menag mendorong pelibatan kepala daerah, DPRD, dan instansi terkait dalam pelepasan jemaah.

“Ciptakan suasana khidmat dan meriah. Siapkan antisipasi jika hujan, termasuk tenda untuk para tamu undangan. Kesan awal ini penting,” katanya.(atoe/kemenag)

Editor Restu