https://youtube.com/shorts/11CGbau9lZw   WARTABANJAR.COM – Tim peneliti di China menemukan sebuah sinkhole raksasa sedalam 192 meter di wilayah Guangxi, tepatnya di dekat Desa Ping’e, Kabupaten Leye pada Mei 2022. Nah, penemuan ini menjadi sorotan karena di dalam lubang tersebut terdapat hutan purba yang belum pernah dijamah manusia, lengkap dengan pohon-pohon setinggi 40 meter serta tiga pintu masuk gua. ​ Menurut George Veni, Direktur Eksekutif National Cave and Karst Research Institute (NCKRI), penemuan ini memang luar biasa. Namun, ia tidak terlalu terkejut mengingat kawasan selatan China dikenal dengan bentang alam karst—batuan yang mudah larut dan sering membentuk gua besar maupun sinkhole. Fenomena ini terjadi secara alami akibat air hujan yang bersifat asam melarutkan batuan dalam waktu yang sangat lama, hingga akhirnya tanah runtuh dan membentuk lubang raksasa. ​ Tim peneliti yang dipimpin oleh Chen Lixin dari Guangxi 702 Cave Expedition Club melakukan penjelajahan ke dalam sinkhole pada 6 Mei 2022. Mereka menemukan hutan purba dengan pohon-pohon tinggi dan vegetasi lebat yang mencapai bahu mereka. Selain itu, ditemukan juga spesies tanaman seperti pisang liar (Heliconia) dan bambu persegi (Chimonobambusa quadrangularis) yang tumbuh di dasar sinkhole. ​ Penemuan ini menambah jumlah sinkhole besar di Kabupaten Leye menjadi 30, menjadikan wilayah ini sebagai salah satu kawasan dengan konsentrasi sinkhole tertinggi di dunia. Wilayah ini juga merupakan bagian dari Leye-Fengshan Global Geopark yang diakui oleh UNESCO sejak 2007. ​(Wartabanjar.com/The Guardian/Live Science/wearenesia/Wikipedia/berbagai sumber) #sinkhole #hutanpurba #china #wartabanjar