Selebihnya dengan persentase 88 persen tetap lanjut mengikuti proses pengangkatan ASN lewat program optimalisasi.
Terkait pengunduran diri ribuan CPNS tersebut, Prof Zudan menyampaikan ada lima alasan terbanyak peserta optimalisasi yang mengundurkan diri.
Yakni, domisilinya jauh, tidak ada izin keluarga, karena kondisi kesehatan orang tua, peserta tidak mengisi DRH atau pemberkasan sehingga dianggap mengundurkan diri oleh instansi, dan bisa jadi peserta sedang studi lanjut S2 dan S3.
Disebutkan bahwa peserta seleksi CASN tahun 2024 yang diakomodir melalui program optimalisasi berjumlah 16.167 pelamar.
“Artinya, 16.167 ini merupakan pelamar yang memenuhi ambang batas atau passing grade, tetapi tidak berstatus lulus secara perangkingan, tetapi kemudian pemerintah menempatkan para peserta ini pada formasi kosong sesuai jabatan yang dilamarnya melalui alokasi optimalisasi,” demikian Prof Zudan. (atoe/humas bkn)
Editor Restu






