“Melalui rakor ini, kami ingin mendorong kolaborasi antarlembaga agar lebih responsif dalam menyerahkan dan mengelola arsip statis secara sistematis dan terarah,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi dan berbagi praktik terbaik agar sistem kearsipan di Kabupaten Tanah Laut menjadi lebih tertata, modern, dan berdampak jangka panjang.
“Dengan pengelolaan arsip yang baik, kita tidak hanya menyelamatkan dokumen, tetapi juga menjaga identitas dan kebesaran sejarah Tanah Laut untuk dikenang dan dipelajari generasi masa depan,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur muhammad







