WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Proses pengerukan saluran air lindi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih dipantau langsung Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR, Senin (14/4/2025) siang. Pemko Banjarmasin mendapatkan tambahan dua unit alat berat dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan guna membuka saluran tersebut. "Yang pasti hari ini lanjutan dari yang sebelumnya, kita kita sudah ada (alat), terima kasih dari balai yang sudah meminjamkan alatnya untuk membuka saluran air lindi, yang mungkin banyak sampah-sampah yang tersumbat itu kita buka," ucapnya. Baca Juga Ciri Mayat Mengapung di Alalak Tengah, Laki-laki Kenakan Baju Warna Terang Ada total empat unit alat berat tersebut, orang nomor satu di Kota Seribu Sungai ini berharap pengerjaan saluran air lindi bisa cepat terselesaikan. "Ada berapa unit hari ini alatnya, kalau enggak salah ada empat unit dari balai dua unit dari sini ada dua, ini kita akan maksimalkan, untuk membuka saluran air lindi agar bisa berjalan dan terus diproses untuk membuka air lindi," tambahnya. Menurut Yamin sampah-sampah di TPA Basirih, bisa dimanfaatkan menjadi biogas untuk penggunaan alat masak. "Tadi juga ada disampaikan bahwa sebenarnya masih bisa dimanfaatkan untuk dijadikan biogas, itu juga menjadi kebermanfaatkan mungkin hanya untuk rumah tangga yang di sekitaran," ucapnya. "Nah dikarenakan mungkin kemarin ada pertanyaan mungkin ini kita coba bisa menjadi satu inovasi nanti, nah itu kan bisa bermanfaat dan digunakan untuk kompor, untuk memasak, memanaskan atau air seperti itu ya," tutupnya.(humas) Editor Restu