Bang Arul menegaskan, rapat koordinasi seperti ini akan menjadi agenda rutin setiap dua pekan, dan tidak hanya diikuti camat, tapi juga melibatkan seluruh kepala SKPD.
Langkah ini menjadi bentuk keseriusan Pemkab Tanah Bumbu dalam membangun komunikasi efektif antar lini pemerintahan, terlepas dari kondisi fisik gedung yang tengah diperbaiki.
Aktivitas Pindah ke Ruang Alternatif
Ruang rapat utama yang telah berusia puluhan tahun kini tengah dalam proses pemeliharaan dan peremajaan. Selama proses ini, kegiatan pemerintahan dialihkan ke ruang-ruang terbuka atau tempat alternatif lain yang tersedia.
Meskipun tanpa dinding, semangat koordinasi pemerintahan tetap berdiri tegak—bahkan mungkin lebih mengalir dari sebelumnya.
Dengan gaya kepemimpinan yang adaptif dan pendekatan yang lebih humanis, Bang Arul kembali menunjukkan bahwa pemerintahan yang responsif tak selalu bergantung pada kemewahan ruang, tapi pada komitmen untuk terus bergerak, berkomunikasi, dan beraksi demi masyarakat.(*/mctanbu/Rel)
editor: nur muhammad







