Sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan oleh Kim Yu-Jin secara tak terduga berbelok arah setelah mengenai kaki salah satu pemain bertahan Indonesia, mengecoh Dafa, dan mengubah skor menjadi 0-2.
Tertinggal dua gol hingga turun minum, pelatih Nova Arianto mencoba melakukan perubahan strategi di babak kedua.
Namun, rencana yang telah disiapkan di ruang ganti tampaknya belum mampu membendung gelombang serangan dari Korea Utara.
Bukannya memperkecil ketertinggalan, gawang Indonesia justru kembali bobol.
Ri Kyong-Bong mencatatkan namanya di papan skor pada menit 48, disusul dengan brace (dua gol cepat) dari Kim Tae-Guk (60′, 61′), dan Pak Ju-Won (77′) semakin memperlebar jarak menjadi 0-6.
Kekalahan telak ini mengakhiri perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025.
Meskipun demikian, perjuangan para pemain muda Garuda Muda patut diapresiasi.
Pengalaman berharga di turnamen ini diharapkan dapat menjadi pelajaran penting untuk perkembangan mereka di masa depan.
Sementara itu, Korea Utara U-17 melaju ke babak semifinal Piala Asia U-17 2025. (Berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







