Sementara itu di pasar saham, sepanjang tahun berjalan total dana asing yang keluar, mencapai Rp34,48 triliun.
Keluarnya dana asing tersebut mendorong kenaikan premi Credit Default Swap (CDS) Indonesia tenor 5 tahun, yang mencerminkan persepsi risiko investasi.
Per 10 April 2025, premi CDS naik menjadi 113,35 basis poin (bps), meningkat dibandingkan posisi 4 April 2025 yang sebesar 105,75 bps.
Imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun mengalami penurunan ke level 7,026 persen per 10 April 2025. Di sisi lain, yield obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Note) tenor 10 tahun justru mengalami kenaikan, mencapai 4,425 persen. (Berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







