WARTABANJAR.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau akan terjadi pada Juni – Agustus 2025.
Khusus wilayah Jawa bagian tengah hingga timur, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku diperkirakan mengalami puncak kekeringan pada Agustus.
BMKG mengimbau agar prediksi musim kemarau ini bisa disesuaikan untuk kepentingan sektor pertanian, seperti :
Baca Juga
Pencabulan Anak di Aluh-Aluh Akhirnya Terungkap
• Penyesuaian jadwal tanam sesuai prediksi awal musim kemarau di tiap wilayah,
• Pemilihan varietas tanaman yang tahan terhadap kekeringan,
• Optimalisasi pengelolaan air di musim kemarau
• Wilayah dengan musim kemarau lebih basah, bisa menjadi peluang untuk memperluas lahan tanam dan meningkatkan produksi, disertai pengendalian potensi hama. (atoe)
Editor Restu





