Perdagangan Pagi, IHSG Langsung Anjlok 9 Persen

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Perdagangan baru dibuka Selasa (8/4) pagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah menujukkan penurunan cukup dalam, 9 persen.

IHSG mengalami trading halt saat dibuka dengan posisi turun 9,19%.

IHSG turun 9,19% atau 598,56 ke 5.912,06.

Kondisi ini terjadi usai libur panjang Lebaran, akibat sentimen negatif tarif dagang Presiden AS, Donald Trump.

Hampir semua saham-saham berkapitalisasi besar jatuh dalam pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (8/4/2025).

Baca juga:Bupati Abdul Hadi Cek Persiapan Expo Balangan 2025 di Komplek Perkantoran Tugu Maritam

Indeks LQ45 tercatat jatuh 11,31% atau 83,05 poin ke 651,46.

“Perdagangan dilanjutkan pada pukul 09:30 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan IHSG yang mencapai 8%,” ujar Kautsar Primadi Nurachmad Sekretaris Bursa Efek Indonesia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (8/4/2025), dilansir Inilah Kalsel.

Kautsar mengatakan Bursa Efek Indonesia melakukan trading halt sistem pada perdagangan pukul 09.00 dan dibuka kembali pada 9.30 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

Upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Baca juga:Kemendagri Bakal Berhentikan Sementara Lucky Hakim dari Jabatan Bupati Indramayu?

Dalam dunia ekonomi trading halt disebut juga Circuit Breaker. Ini adalah kondisi yang terjadi jika IHSG turun. Tiga tier halting di Indonesia yakni penurunan sampai -5%, -7,5%, -10%.

Baca Juga :   Cicil Emas Tanpa Cemas, Masa Depan Berkah Bersama Bank Kalsel Syariah

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca