WARTABANJAR.COM, AMUNTAI – Aksi cepat dan humanis anggota Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menjadi sorotan publik usai terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial Instagram. Dalam video tersebut, terlihat petugas membantu seorang perempuan yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Amuntai. Peristiwa itu terjadi saat arus mudik Lebaran 2025 masih berlangsung dalam Operasi Ketupat Intan 2025. Tanpa ragu, personel Sat Lantas segera mengevakuasi korban dari lokasi kejadian dan membawanya ke Pos Pelayanan (Pos Yan) Operasi Ketupat Intan 2025 Polres HSU. Sesampainya di Pos Yan, korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis Dinas Kesehatan yang siaga di lokasi. Setelah kondisi korban stabil, petugas pun mengantar korban pulang ke rumah menggunakan unit ambulans yang telah disediakan. Tindakan Cepat Polisi Aksi tersebut menuai pujian dari netizen yang menilai kepolisian semakin humanis dan dekat dengan masyarakat. “Salut buat bapak polisi yang langsung turun tangan bantu korban. Semoga selalu diberi kesehatan dan semangat melayani,” tulis salah satu pengguna Instagram. Banyak komentar positif membanjiri unggahan video tersebut, menyebut aksi seperti inilah yang membuat masyarakat merasa aman dan dilayani dengan tulus. BACA JUGA:Hajatan Berdarah di Pelaihari! Pria Tewas Ditusuk saat Joget Mabuk di Acara Organ Tunggal Komitmen Berikan Layanan Prima Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Sat Lantas menyampaikan bahwa pihaknya akan terus siaga memberikan pelayanan maksimal, khususnya selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2025. “Operasi Ketupat bukan hanya soal pengamanan lalu lintas, tetapi juga tentang pelayanan kemanusiaan. Setiap petugas kami ditugaskan untuk siap membantu siapa pun yang membutuhkan,” ujar salah satu petugas di lapangan. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pelayan masyarakat, terutama di momen-momen krusial seperti mudik Lebaran.(Wartabanjar.com/satlantaspolreshsu) editor: nur muhammad